Jadilah orang yang selalu menerima nasehat dari orang lain. Tidak baik menolak secara langsung baik saran maupun kritik orang lain meski dia lebih tua atau lebih muda darimu. Perkara mau diterapkan atau tidak terpulang padamu. Paling tidak tunjukkan bahwa kamu adalah pendengar yang baik.
Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka."
***
Tapi sebelum memberi nasehat kepada orang lain alangkah lebih baik nasehati dulu dirimu sendiri. Allah mencela orang-orang yang memerintahkan kebaikan kepada orang lain, namun dia sendiri tidak melaksanakannya.
***
Manfaat bagi pemberi nasehat :
• Akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah. Hal ini dikarenakan dia telah menyampaikan pengetahuan yang dimilikinya dengan jalan menegur atau menasehati orang lain. Dan dia juga mendapatkan pahala dari orang yang dinasehati apabila orang yang dinasehati melaksanakan nasehat yang disampaikan.
• Melatih Diri untuk Bersabar
• Menyebarkan syi'ar Islam, tolong menolong sesama muslim dan menjaga silaturrahim
***
Manfaat bagi penerima nasehat :
• Sebagai bahan evaluasi diri (introspeksi) dan juga sebagai bahan retrospeksi, yaitu memperbandingkan dirinya dengan orang lain dan mengubah atau memperbaiki hal-hal yang kurang benar yang terdapat dalam dirinya.
• Berupaya untuk Lapang Dada dalam Menerima Nasehat
• Berupaya untuk Menjadi Insan yang Lebih Baik
***
Bangun pagi biar rejekinya gak diambil orang lain yang lebih duluan bangun. Lebih baik lagi bangun pagi lalu sholat. Itu nasehat orang jaman dulu. Tapi ada benarnya juga.
Dan Allah pun berfirman :
"...dan (laksanakan pula shalat) subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra' : 78)
Al-Qur'an menganjurkan kepada setiap muslim untuk tidur lebih awal dan bangun sejak fajar.
Di dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda :
"Umatku ini diberkati ketika bangun pagi-pagi." (HR.Ath-Thabrani dalam Al-Ausat)
Di dalam riwayat lain beliau bersabda :
"Dua rakaat subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim)
***
Bertengkar itu tidak baik. Baik secara langsung didepan mata maupun secara tidak langsung. Jaman sekarang banyak orang bertengkar melalui media sosial. Apalagi bertengkar dengan suami. Jangan sampai seorang perempuan meninggalkan rumah pulang kerumah orangtuanya ketika berselisih dengan suaminya. Seperti firman Allah, "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. An-Nisa 34)
Sabda Rasullulah SAW : "Hak suami terhadap isterinya adalah isteri tidak menghalangi permintaan suaminya sekalipun semasa berada di atas punggung unta , tidak berpuasa walaupun sehari kecuali dengan izinnya, kecuali puasa wajib. Jika dia tetap berbuat demikian, dia berdosa dan tidak diterima puasanya. Dia tidak boleh memberi, maka pahalanya terhadap suaminya dan dosanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jika dia berbuat demikian, maka Allah akan melaknatnya dan para malaikat memarahinya kembali , sekalipun suaminya itu adalah orang yang alim." (Hadist riwayat Abu Daud Ath-Thayalisi daripada Abdullah Umar)
***

No comments:
Post a Comment