Friday, 19 April 2013

Anak Lanang Mbarep

Doooooohhh... Ngrasakke anak lanang mbarep ini kapaaan dewasanya? Tadi pagi nangis pake ngguling-ngguling di lantai, gak mau sekolah gara-gara takut sama teacher karena dia gak bisa ngumpulin project hari ini. Kenapa baru bilang? Hampir saya emosi.. Alasannya daddy selalu pulang malam, sibuk kerja dan dia gak bisa minta tolong. Bunda selalu sibuk sama little brother. Hmmmmm.... Ngelus dada saya mendengarnya. Apa mungkin dia kurang perhatian? Padahal setiap pulang sekolah di mobil saya tanya, "how's your school today?" "Fine." Katanya. "Do you have homework?" "Nope!" Trus dia cerita temen-temennya yang begini begitu... Saya pikir ya fine fine saja. Sampai dirumah saya cek homework diary nya, memang gak ada notes apa-apa. Ternyata, teacher itu ngasih tugasnya gak ditulis di papan tulis. Si anak kebetulan suka lupa, ya begini jadinya... Anak lanang satu ini memang aduuuuhh... Anaknya masih childish, padahal hampir 10 tahun. Tapi kelakuannya tidak seperti anak diumur segitu. Harusnya sudah bisa mandiri, ini tidur juga masih rame-rame berlima. Dia itu masih playfull, susah konsentrasi dan tidak fokus pada pekerjaan. Dari dulu mosok yo ora nambah-nambah to leee,, leee... Sedih bunda... Teacher said, help him and dont give the punishment. His daddy said, dia itu harusnya dikerasin kalo gak gak ngerti-ngerti. His grandma said, dikandani bocahe, sok dijak ngobrol, ojo dibedake mentang-mentang saiki ono adike ojo sampe dia merasa kasih sayangmu berkurang neng deweke... Which one should i do?????? #crying se crying2nya....

No comments:

Post a Comment